Jumat, 16 November 2012

uhug..uhug... curhattt disaat galauuuu


    Hidup terkadang penuh teka teki yang tak dapat di terka. Hidup yang katanya penuh misterius hingga tak ada satupun yang tahu bagaimana akhirnya. Atau ada juga yang mengatakan bahwa hidup adalah sebuah pilihan, setiap waktu dipenuhi dengan pilihan-pilihan unik. Adapula yang mengatakan bahwa hidup bagaikan air mengalir,, biarkan ia terus mengalir dan jangan sekali-kali untuk berani melawan arus. Namun bagiku, hidup adalah ibadah. Setiap nafas yang kuhembus ditiap detiknya harus bertujuan untuk ibadah kepadaNya..bukan yang lain.
     Ah,, aku terlalu puitis, namun tak ada salahnya juga aku berpuitis ria. Aku ingin berekspresi dan mengekspresikan semua yang kurasakan. Aku bahagia… bahkan sangat bahagia. Perjalanan hidup yang kulalui memang tak semulus yang Kuinginkan. Ada tangis, ada tawa, ada jeritan, bahkan kerapkali hadir pula rasa keputus asaan. Benar-benar tak seindah yang kubayangkan. Dan itulah hidup. Memang Seyogyanya ketulusan dan ketabahan lah yang harus terus hadir melekat dalam diri ini.
     Sejak kecil hingga usiaku beranjak dewasa mungkin tak ada perubahan yang signifikan yang tampak oleh mata mereka. Namun bagiku, kini aku telah berubah, bahkan dalam banyak hal. Berubah dalam hal pemahaman, berubah dalam sikap dan kepribadian, dan yaa… aku bahagia dengan perubahanku. Aku semakin yakin bahwa semua ini ada yang mengatur. Aku tak yakin jika hidup yang ku lalui ini hasil dari kekuatanku. Aku merasakan ada kekuatan lain yang terus menguatkan, hingga aku terus meyakinkan diri untuk selalu berubah menjadi lebih baik... Kekuatan yang tak satu manusiapun dapat mengalahkanNya. Dan aku semakin yakin itu adalah kekuatan dari Nya,, Allahu Robbi, “Tiada ilah yang layak disembah kecuali Engkau ya Robb..” Allahuakbar!!!
       Cinta,, hmm apa itu cinta? Memang agak sulit bagiku mendefinisikan apa sebenarnya makna cinta. Kalau kata ibnu qoyyim al jauziyah Cinta itu indah, namun lemahnya manusia terkadang membuat diri manusia itu sendiri sulit membedakan antara cinta dan nafsu, dan banyak manusia yang terjerumus didalamnya.
     Dan bagaimana denganku? Apakah aku seorang makhluk yang juga pernah merasakan jatuh cinta?? Jawabannya tentu saja pernah. Aku kan juga wanita normal. Bahkan sudah lebih dari sekali, dua kali, dan seterusnya namun tak satupun yang kurasa berhasil. hmm,, mungkin karena aku terlalu pengecut untuk menyatakan bahwa aku bisa mencintai orang. Aku rasa, aku memang terlalu angkuh  bahkan mungkin ada sebagian pria yang mengatakan bahwa aku terlalu sulit disentuh. Hm,,, itulah aku, yang selalu tampil apa adanya tanpa ada sesuatu yang dibuat-buat. Ketika aku semakin menyadari bahwa cinta tak selamanya harus direalisasikan meski rasa cinta begitu menggebu. Menyimpan dan merahasiakan rasa cinta memang perkara mudah bagiku. Dan harus kuakui bahwa aku memang seorang pemendam rahasia yang handal.
     Aku bukanlah ciri remaja yang terus selalu mengikuti trend masa kini, tapi harus ku akui lagi bukan karena aku yang tak mau, tapi karena kondisi yang tak memungkinkan.
     Kehidupan yang serba pas2an membuatku semakin sadar bahwa aku harus lebih banyak bersyukur. Bukan malah menghambur-hamburkan uang yang seharusnya bisa kugunakan untuk hal yang lebih penting. Dan mungkin karena itu juga aku sering merasa minder jika berkumpul dengan mereka yang berpenampilan serba modis dan tentunya dengan harga yang Wow. Aku… dan inilah aku apa adanya. Namun seiring bergulirnya waktu, aku kembali menyadari bahwa apa yang kukenakan selama ini memang yang seharusnya dikenakan oleh wanita muslimah. Hanya ada sedikit yang harus ku ubah, yang memang tak mudah. Butuh perjuangan keras. Dan akhirnya aku bisa. Proses,, semua memang membutuhkan proses. Kembali kepada topic Kehidupan DAN Cinta, bahwa sesungguhnya hidup dan cinta hanya ingin kujalani digerbang pernikahanku nanti.. yaa,, aku merasa hidupku saat ini adalah ajang persiapan bekal untuk masa depan, dan cintaku hanya ingin kupupuk dan senantiasa kujaga hanya untuk seseorang yang layak memilikinya. Hmm,, hanya untuk suamiku….@
^^ sudah menjadi fitrahnya manusia, jika memimpikan sesuatu selalu dipertimbangkan secara masak-masak. Pengennya yang perfect aja. Padahal sudah jelas, bahwa tak ada yang sempurna didunia ini. ada kelebihan,,, pasti dibaliknya ada kekurangan.
     Begitupula impian memiliki kekasih dambaan hati. Terkadang impian itu seringkali berlebihan,,, maunya yang baik, cakep, tajir, setia, dll. hal in       i memang tak bisa dipungkiri. Karena aku sendiripun menginginkan pendamping yang seperti itu. namun apakah itu yang menjadi prioritas??
     Tentu tidak… karena sudah jelas dalam hadits Rasulullah bahwa ketika ingin memilih pendamping maka pilihlah yang baik agamanya. Aku sering bermimpi memiliki pendaping yang perhatian, yang dapat mendidik dan melindungiku, yang dapat menyayangiku dan menyayangi keluargaku. Dan yang paling penting adalah yang tujuan nya dalam menikah harus searah dengan tujuanku,yaitu hanya mengharap Ridho Allah semata.
      Kadang aku sering berpikir keras,,, (sekeras apa ya’?? heheh) tentang siapa suamiku kelak?? Siapa sebenarnya pemilik tulang rusuk ini? diakah yang selama ini pernah dekat denganku? Atau diakah yang pernah kucintai meski rasa cinta itu kupendam tanpa ia tahu?? atau bahkan dia yang sama sekali tak pernah kukenali??
     Ahhh,,, aku semakin penasaran…..
Usiaku yang kini terus bertambah… yaaa usiaku sudah 21 tahun. (masih muda kok… hahay). Tapi kerapkali aku selalu bermimpi dan berangan-angan tentang criteria pendampingku kelak. Hmm, kurasa semua itu gak penting, yang kini aku butuhkan hanya seorang yang bisa membimbingku untuk semakin dekat dengan-Nya.  
     Ya,, semua juga tau, bahwa ketampanan, kekayaan, kedudukan, semua itu gak kekal. Kapan saja Allah ingin mencabutnya, denngan mudah hal itu akan terjadi. Tapi kualitas agamalah yang bagiku sangat penting.. karena hanya iman dan amal yang akan kita bawa kelak ketika ajal menjemput.   

Sabtu, 13 Oktober 2012

“Hello,, inikah dunia muda mudi???”


Asssalmualaikum sobat semua,,,,,,,,@
     Selamat datang didunia muda mudi… dunia yang katanya ganas kayak di hutan rimba n belantara, atau malah lebih serius?? Coba deh sisihkan waktumu sedikit saja untuk sekedar membuka mata n telinga buat nyaksiin kehidupan muda mudi saat ini.
     Hmmm,, sobat muslim, kurasa kita sudah gak kaget lagi ngeliyat betapa cerdiknya kawula muda pada umumnya, terutama dalam hal pacaran,,(wiiihhh,, apa2an ne!!!@ tenang sobat! Lanjuuut baca dulu!). para muda mudi pada ‘RAJIN BELAJAR’ ilmu gaul sihhh,, hhuhu. Mereka lahap VCD, internet, novel, majalah, sinetron, musik, goosiiiip. Pokokke semua hal yg berbau romantisme dengan kegairahan yang iiiihhh WOwwwwwww, jauh melebihi perhatian mereka terhadap bidang-bidang lain. Jadi wajar saja kalau mereka jadi pada pinterrr dalam hal itu…..?@
     Lagian nih sobat, lahan untuk meraktekkin ilmu mereka itu terkuak lebar2. Pacar ngapelin dirumah? Bonyok alias bokap n nyokap oke2 aja. Berdua-duaan dikantin sekolah?? lanjut saja,,, malah dikompor-komporin ama temen. Nyepi berdua disemak-semak hutan wisata,?? Ini sihh apa lagi,,, ‘Tabrak dulu…’ urusan itu mah belakangan,,, hm,hm,, cerdik benget ya’ Naudzubillah…@
     Buat contoh kecerdikan itu, silahkan sobat semua membaca 2 kasus yang kukutip di bawah ini!
Kasus 1 “Daripada Hidup Membawa Malu”
     Tahun 1938 seorang ibu di Tapanuli Selatan (Mandailing) membawa anak perempuannya mandi di sungan Batang Gadis. Setelah selesai mandi, dikeluarkannya pisau dari ikat pinggangnya lalu ditikamnya anak itu dan disembelihnya. Ketika ditanya polisi, dijawabnya terus terang. Lebih baik anak itu mati, daripada hidup member malu. Anak itu telah berintaian (berpacaran) dengan seorang lelaki. Ibu itu kemudian di hukum, namun tak ada satupun orang kampung yang menyalahkannya.”
Kasus 2 “Kehamilan Yang Tak Di Inginkan”
     Dinda, (bukan nama sebenarnya), 22 mengalami kehamilan yg tidak diinginkan (MBA) setelah sebelumnya Johan pacarnya memaksa untuk berhubungan seks. Dinda yg tak tahu hendak berbuat apa lalu menyampaikan hal ini kepada Johan, namun Johan malah meninggalkannnya karena merasa tak siap untuk menjadi ayah. Dalam kebingungan Dinda menceritakan hal yang dialaminya kepada orang tuanya. Sebagai orang terpandang, mereka menganggap kehamilan ini tidak saja akan mengacaukan masa depan Dinda, tapi juga membawa aib keluarga.
     ‘Oki’ sang ibu memaksa dan membawa Dinda untuk menggugurkan kandungannya walaupun sebetulnya Dinda takut Dosa, ia tidak mampu menolak kemauan ibunya. Dinda pun curhat kesahabatnya Ardy. Namun rahasianya bocor, karena ternyata Ardy tak menjaga rahasia itu dan malah menceritaka ke teman2 n guru2.  Akhirnya kasus ini menjadi rahasia umum, akibatnya banyak teman yang tak lagi mau menyapa dan berteman dengannya karena menganggap Dinda sudah rusak. Akibatnya lagi, sekarag Dinda merasa terus menerus berdosa, dan bersalah serta terus saja menangisi nasibnya.”
     Hiksss,, Dinda,, Dinda,,, udah jatoh dari sepeda, ketanrak motor, ketabrak pula sedan dari belakang,,, kasiaaan deh lowww!!!
     Huss,, enak aja, bilang kasian. Seharusnya kita turut prihatin n iba padanya. Santunin dia donk….. ajak Dinda kenalan, lalu jadiin dia sahabat, atau sekalian aja ajakin ta’aruf, n akhirnya jadiin isteri tercinta!! (Mulianya!! hahhayy…). Atau beri dia kehidupan baru, semangat baru, sahabat baru atau calon suami baru, rumah baru, mobil baru, baju baru,, ehh,, stopppp!! Aku berlebihan yah? Heheh #maaf aku terlalu bersemangatt!!
     Hmm, yg jelas berikan dia pribadi baru yang kuat buat ngatasin nafsu syahwat, jadikan dia manusia yang kuat menghadapi setiap masalah, ajak dia untuk semakin mendekatkan diri sama Allah,, yakinkan dia bahwa Allah maha penerima taubat,, bertaubatlah, n berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat itu lagi,, oke kan!@
     Tau gak sih sobat, jaman sekarang emang udah jamannya edan, (lho,, apa maksudnya??) iya,, coba aja buka mata lebar2, kalau jaman dulu banyak muda mudi menjalani ‘kawin paksa’ akibat dijodohin. Terus nih, jaman dulu tuh hubungan antara cew n cow dijaga banget ama ortu, bahkan pemuda yang mondar-mandir gak jelas didepan rumah seorang gadis bisa babak belur dipermak orang sekampung.  Tapi sekarang, beda lagi… bedanya 180 derajat daaah. Sepasang pemuda yang berangkulan dan berciuman didepan umum, bahkan didepan mata orang banyak hanya mengundang ketidak acuhan atau tatapan dari orang2 sekitarnya. Alhasil  banyak yg ‘terpaksa kawin’ karena kebobolan duluann. Naudzubillahh….@(moga gak termasuk kita yaaa’)
          So,, apa donk yg harus kita lakukan?? Wahhh,, ini PR terbesar yaa… buat para calon guru. So sebelum tiba waktunya, ada baiknya kita semua (para calon Ce’Gu)  berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk terus belajar, merenungi apa yang selama ini udah kita lakuin udah bener apa gak. Yaa,, sedikit2, toh semuanya butuh proses. Jangan sampai kita yang terjerumus dalam kehidupan dunia muda mudi itu. Ingat,, kita adalah TELADAN. Mana mungkin kita bisa melarang mereka melakukan suatu keburukan, sementara kitapun pernah melakukan keburukan itu. Kita benar2 butuh bekal yang banyak dan berkualitas untuk mengahadapi muda mudi yg mungkin akan berbeda lagi carak mereka diwaktu mendatang. Dan satu lagi, mereka gak hanya butuh ilmu secara akademik, tapi mereka sangat membutuhkan ilmu spiritual sebagai benteng bagi mereka. Selagi belum terlambat, mari pergunakan waktu untuk terus belajar, pahami agama kita meskipun harus melangkah secara parlahan, tertatih-tatih sekalipun, namun tetaplah untuk selalu yakin bahwa semua akan indah

Rabu, 10 Oktober 2012

Curhat lagi neeeeehhhh,,,, uhug..uhug....^_^


      Hmm,, siang menjelang sore ini, aku pengen cuap2 ahh diblog ku. Hari ini adalah pertama kali aku kuliah setelah libur yang puaannnnnjang banget. Maklum, libur semester plus libur puasa. Tapi Alhamdulillah,,, pas liburan beberapa waktu yang lalu, banyak juga waktuku yang tak terbuang sia2. Pernah ikut kegiatan IMSS dibandung,, itu adalah acara FSLDKN yang ke XVI.  Asyik sih,, tapi aku lebih banyak mindernya,, maklum lah… meski kuliah dijurusan pendidikan agalma islam, tapi jujur porsi Ruhiyah yang ada dalam diriku sangat minim sekali.
     Bahkan ketika aku melihat sahabat2 disana,, aku hanya bisa berucap dengan bibir bergetar “Subhanallah…”  kenapa? Karena mereka para Akhwat (panggilan untuk perempuan) luar biasa istiqomah dengan segala hal dan kegiatan keruhaniannya. Ada yang selalu baca Al-Qur’an kecil ketika menunggu acara yang belum dimulai, ada juga yang melanjutkan hafalannya, tatkala duduk dimesjid seusai sholat. Dan aku,,?? hanya terdiam bengong, lalu sesekali tertunduk malu. Namun banyak juga  hal positif yang aku dapatkan… hingga aku merasa saat pulang dari kegiatan itu, entah mengapa terasa ada yang berubah dalam diriku… hmm,, tentunya perubahan yang positif lho yah,,, hehhe
     Dan akupun semakin semangat ikut kegiatan2 LDK, meskipun banyak hal yang belum aku mengerti seputar organisasi itu sendiri. hal ini dapat dilihat ketika rapat berlangsung, aku lebih sering diam seribu bahasa ketika ketua puskomda bertanya mengenai suatu hal. Aku merasa gak pantes mengeluarkan pendapat, karena aku memang tak punya pengalaman sama sekali dalam berorganisasi. Dan aku merenung,,, sebenarnya UNTUK APA AKU IKUT ORGANISASI INI??
     Beberapa waktu berlalu dan akupun menemukan jawabannya. DAKWAH LILLAH. Yah,,, sebenarnya aku punya cita2 ingin menjadi penulis yang mampu mengajak pembacanya kepada kebaikan, dan mungkin dengan bergabung  diorganisasi ini aku akan mendapat pengalaman yang lebih berarti. Tapi aku lebih yakin dengan kemampuan yang aku miliki untuk berdakwah , mengajak kepada kebaikan,, dan keyakinan itu hanya tertuju pada aktifitas MENULIS. Satu cerpenku kurasa telah berhasil… aku ingin berdakwah lewat tulisan,, dan yang kutujupun telah membacanya. Yaa sebuah cerpen untuk seorang sahabat yang tengah bahagia2nya menjalankan aktifitas yang jelas dilarang oleh Allah, PACARAN.  Cerpen itu ku upload ke Facebook dan langsung ku tag ke wallnya. Mungkin dia adalah orang pertama yang membaca, dan alhmaddulillah responnya sangat baik. dan beberapa hari setelah itu kudengar ia sudah tak berhubungan lagi denga pacarnya alias putuss.. Alhamdulillah…
     Aku yakin, gak semua orang setuju dengan kata2 jangan pacaran! Hari gini gituh,,, gak punya pacar??
      Aku sudah sering mendengar kata2 itu bahkan terlontar untukku. Kutanggapi dengan sikap yang santai, dan tak lupa dengan senyuman yang menandai bahwa aku tak tersinggung. Aku bahagia dengan statusku selama ini,. mungkin banyak yang beralasan bahwa mereka pacaran karena setiap orang butuh kasih sayang, dan aku?? Apakah aku tak butuh?? Tentu saja aku butuh, dan aku sudah mendapatkannya dari ibuku… ibu sangat sayang padaku, selalu memelukku meski aku sudah sebesar ini, rela mendengar keluh kesahku tiap kali aku bercerita dengan manja,  Dan tentunya selalu memberiku semangat untuk terus berjuang meraih cita2. Nasehat demi nasehat selalu hadir ditiap langkahku… dan aku bersyukur memilikinya. Aku sangat yakin bahwa kasih sayangnya melebihi kasih sayang seorang pacar. ahhh,, apakah yang pacaran tak pernah merasakan kasiih sayang dari orang tua mereka,?? dari keluarga mereka,,? Hingga harus terlampiaskan dengan lawan jenis yang jelas belum halal.
     Yakinlah teman,,, bahwa Allah menciptakn hambanya berpasang2an. So, sebelum waktunya tiba ada baiknya pergunakan waktu untuk terus belajar dan memanfaatkannya demi meraih masa depan……. jangan sia2kan  waktu hanya untuk hal2 yang negative dan tak ada manfaatnya sama sekali bahkan hanya mendatangkan mudhorat. Astaghfirullah…….

Sabtu, 06 Oktober 2012

Lupa bawa duitttt@@@

     Ini nih penyakit yang sangat2 fatal. LUPA... masak iya sih mau isi bensin tapi gk bawa duit. haddoooh, bener2 parahhhh!!! dengan gaya yang super pede, ikutan ngantri, terus mendorong motor kedepan, membuka jok n tutup tangki minyak,,, terus meriksa tas, Kaget, karena baru nyadar kalo ternyata diriku  lupa masukin tu duit kedalam tas. hikssss. dengan wajah merah,, #kerasa bener" ditambah dengan senyum2 yang sama sekali gak jelas, akupun menutup kembali tutup tanki minyak n nyelonong pergi dengan tampang yang malu2in.
 hhuhu... 
     
    

Selasa, 02 Oktober 2012

“BEGINIKaH NASIB ANAK PNS…??”



Aku memiliki cita2 menjadi seorang penulis…namun orang tuaku tidak setuju. Mereka menganggap pekerjaan penulis hanyalah sebatas hobi yang bisa dikerjakan setelah melakukan pekerjaan utama. Mereka bahkan mendesakku untuk mencari pekerjaan tetap. Jenis pekerjaan yang disarankan adalah menjadi PNS….
SEJUJURNYA aku paling Anti dengan menjadi PNS. Aku merasa pekerjaan sebagai seorang PNS merupakn kutukan seumur hidup yang akan berujung pada penyesalan, yaitu ketika dimasa pensiun nanti aku mendapati anak-anakku sudah besar tanpa bisa merasakan mengasuh mereka dimasa kecil.
Bahkan aku pernah membaca sebait isi hati sang bidadari kecil yang terukir diatar selembar kertas…
Inilah ungkapan isi hatinya….

12-10-2010
“Kutulis ini buat mama….”

“Mama, aku tau kau sibuk,,
Aku tau kau bekerja untuk mencukupi kebutuhan kita,,
tapi aku mohon ma… aku manusia kecil yang butuh kasih sayang mu…
Aku manusia kecil yang butuh perhatianmu…
Tak sadarkah dirimu,, bahwa kau sudah tak pernah lagi mencium keningku seperti dulu ketika aku bayi…
Ma,, sebanyak apapun materi yang kau berikan padaku, namun sadarlah ma,, semua itu tak mampu membuatku bahagia.
Ma,, terkadang aku menangis dan merintih dalam batin, saat melihat kau lelah dan tak lagi memperdulikanku…
ma,, sesak rasanya dada ini ketika aku ingin menemuimu ketika membuka mata dan terbangun dari tidurku, namun tak ku temui kau ada disampingku…
ma… inikah arti kehidupan?? Sungguh ma, Aku takut kelak ketika aku dewasa, akan ada lagi rintihan manusia kecil sepertiku.
Ma… aku butuh kau selalu mendampingiku untuk mengenal siapa tuhanku..
Aku butuh kau untuk membimbingku mengenal siapa rasulku…
Aku butuh kau mengajariku tentang agama ku yang sesungguhnya..
Ma… tak sadarkah kau telah kehilangan gadis kecilmu…
Aku cemburu ma,, melihat sahabatku yang selalu mendapat bimbingan dari orang tuanya…………………. Tapi aku???
Taak kutemui sosokmu mengisi kehidupanku………
Aku menangis,, aku merintih,,, aku menjerit,,, tapi kau sama sekali tak mendengarnya,, kau sama sekali tak perduli…
Ma,,, aku butuh kasih sayangmu!!